Masalah finansial sering menjadi sumber utama stres dalam kehidupan sehari-hari, namun hal ini bisa dikurangi dengan memperbaiki sistem manajemen keuangan pribadi. Langkah pertama adalah membuat anggaran bulanan yang realistis, mencatat semua pemasukan dan pengeluaran agar lebih mudah memantau arus kas pribadi. Dengan mengetahui ke mana uang digunakan, seseorang dapat mengidentifikasi pengeluaran yang tidak perlu dan menyesuaikan gaya hidup sesuai kemampuan. Selain itu, penting untuk membangun dana darurat minimal tiga hingga enam bulan pengeluaran agar menghadapi kondisi darurat tanpa panik. Mengatur prioritas pembayaran utang juga membantu mengurangi tekanan finansial, dimulai dari utang dengan bunga tinggi agar beban bunga berkurang lebih cepat. Selanjutnya, memanfaatkan aplikasi atau alat manajemen keuangan digital bisa membantu memonitor pengeluaran dan menyusun rencana tabungan secara otomatis. Konsistensi dalam disiplin keuangan, seperti menabung rutin, menghindari pengeluaran impulsif, dan meninjau kembali anggaran secara berkala, dapat menciptakan rasa kontrol atas keuangan. Mengatasi stres finansial bukan hanya soal uang, tetapi juga menjaga kesehatan mental melalui perencanaan keuangan yang jelas, komunikasi terbuka dengan anggota keluarga, dan menetapkan tujuan finansial jangka pendek maupun panjang. Dengan sistem manajemen keuangan yang baik, stres akibat masalah finansial dapat berkurang, sehingga kualitas hidup meningkat dan perencanaan masa depan lebih terarah.
