Mengelola gaji kecil memang menantang, tetapi dengan strategi yang tepat, menabung dan berinvestasi tetap bisa dilakukan. Langkah pertama adalah membuat anggaran bulanan. Catat semua pengeluaran rutin seperti kebutuhan pokok, transportasi, dan tagihan, lalu tetapkan batas untuk pengeluaran non-esensial. Dengan mengetahui aliran keluar masuk uang, Anda bisa lebih disiplin dalam mengatur keuangan.
Selanjutnya, terapkan metode menabung otomatis. Sisihkan sebagian gaji segera setelah menerima pembayaran ke rekening tabungan atau investasi. Metode ini membantu mencegah kebiasaan menghabiskan uang terlebih dahulu. Untuk gaji kecil, targetkan minimal 10%–20% dari penghasilan untuk ditabung, meski terlihat kecil, konsistensi akan membuahkan hasil signifikan dalam jangka panjang.
Selain itu, manfaatkan instrumen investasi yang sesuai dengan modal kecil. Produk reksa dana atau emas digital bisa menjadi pilihan karena likuiditas tinggi dan risiko relatif terkendali. Hindari tergiur investasi dengan janji return tinggi yang tidak jelas sumbernya. Kunci suksesnya adalah konsistensi dan disiplin, bukan jumlah awal yang besar.
Terakhir, lakukan evaluasi bulanan terhadap keuangan. Catat pengeluaran dan simpanan, serta periksa apakah target menabung dan investasi tercapai. Jika ada kebocoran anggaran, segera lakukan penyesuaian. Dengan kebiasaan sederhana ini, gaji kecil tidak lagi menjadi penghalang untuk membangun tabungan dan investasi yang stabil setiap bulan.
